Barack Obama dan Malcom X Di Mata Al Qaeda

Posted: Januari 2, 2009 in Islam
Tag:, ,

obaamalcomx_r190x

International Jihad Analysis (arrahmah) – Apa perbedaan antara Barack Obama dengan Malcom X ? Apa pula persamaannya ? Apa pentingnya perbedaan dan persamaan mereka untuk kaum Muslimin? Bagaimana pendapat Hakimul Ummat, Syekh Aiman Az Zawahiri tentang mereka berdua ?

Bush Pergi, Obama Datang

Dalam sebuah video yang baru-baru ini dirilis oleh As Sahab Media, sayap media Al Qaida, Hakimul Ummah Syekh Aiman Az Zawahiri secara menarik membandingkan antara presiden terpilih Amerika yang ke-44, Barack Husein Obama dengan Malcom X. Video bertajuk Dzahaba Bush wa Majiy Obama atau berarti Telah pergi Bush maka Datang Obama, secara jelas dan terang-terangan dibandingkan dua karakter yang berbeda, namun memiliki beberapa persamaan tersebut. Tampilan video itu sendiri sudah mencerminkan ‘beda’ antara kedua orang tersebut. Tampilan video menunjukkan Malcom X berada di sisi sebelam kanan, sedang duduk diantara dua sujud, berpakaian rapi, khusyuk di dalam sebuah masjid. Teks di bawahnya tertulis (dengan bahasa Arab) Malcom X rahimahullah.

Sementara itu, di sisi sebelah kiri, nampak Barack Husein Obama, mengenakan topi khas Yahudi, skulakap dan ditemani beberapa Rabi Yahudi, juga sedang berdoa khusyuk di tembok ratapan, Israel. Teks dibawahnya tertulis, juga dengan bahasa Arab, Barack Husein Obama.

Sementara di tengah-tengah keduanya, Syekh Aiman Az Zawahiri, Hakimul Ummat, orang kedua di Al Qaida, berlatar belakang kitab-kitab berbahasa Arab, menyampaikan pesan suaranya kepada seluruh umat muslim berkenaan dengan terpilihnya Barack Husein Obama sebagai presiden ke-44 Amerika Serikat.

Pada pesan pertamanya Syekh Aiman menyatakan selamat kepada umat muslim dikarenakan kekalahan pasukan Amerika di Iraq yang semakin hari semakin menjadi-jadi. Syekh Aiman juga menyindir Bush dan administrasinya yang semakin semrawut di Iraq.

Kekalahan pasukan Amerika di negeri dua sungai tersebut baru disadari Bush di akhir masa jabatannya. Entah ingin mencari muka atau karena takut diadili oleh masyarakatnya sendiri, Bush menyatakan penyesalannya atas laporan intelejennya yang keliru soal senjata pemusnah massal. Ini pun bisa jadi hanya taktik Bush agar dia tidak kehilangan muka menghadapi kekalahan pasukan Amerika melawan mujahidin Iraq. Dalam wawancara dengan televisi ABC tersebut, Bush juga menyesali krisis finansial global yang telah menyebabkan hilangnya banyak lapangan pekerjaan dan menyusutnya dana pensiun.

Di Iraq, pasukan kafir Amerika memang mengalami kekalahan demi kekalahan yang fatal ketika melawan pasukan mujahidin, terutama yang diorganisir oleh Daulah Islamiyyah Iraq di bawah pimpinan Amirul Mu’minin, Abu Umar Al Baghdady. Lebih dari 4.200 pasukan kafir Amerika meregang maut di Iraq sejak perang dimulai tahun 2003. Di bumi kaum muslimin lainnya, Afghanistan, pasukan kafir Amerika juga ditempatkan sebanyak 34.000 pasukan. Pasukan kafir ini akan berhadapan dengan mujahidin Afganistan di bawah komando Amirul Mu’minin, Mullah Umar Muhammad. Kebijakan memerangi kaum muslimin inilah yang akhirnya disesali oleh Bush, di akhir masa jabatannya. Lalu bagaimana dengan sikap dan kebijakan presiden terpilih yang baru, Barack Obama ?

Pesan kedua Syekh Aiman Az Zawahiri dalam video tersebut memang ditujukan kepada Barack Obama sebagai presiden terpilih Amerika yang ke-44. Syekh Aiman memperingatkan Obama dengan tegas bahwa jika ia keras kepala tentang kegagalan Amerika di Afghanistan, maka ingatlah nasib Bush, Presiden Pakistan terdahulu, Pervez Musharraf, dan nasib Soviet dan Inggris sebelumnya,”

Hal ini disampaikan oleh Syekh Aiman mengingat Barack Obama berencana mengirimkan pasukan yang lebih banyak lagi ke Afghanistan dan berjanji melanjutkan serangan-serangan kepada mujahidin di Afghanistan. Syekh Aiman dalam video tersebut menyatakan : “Apa yang telah Anda umumkan….bahwa Anda akan menarik pasukan AS dari Irak dan akan mengirimkannya ke Afghanistan, adalah sebuah kebijakan yang telah terlihat kegagalannya,”

Dalam suatu wawancara, Obama mengulangi lagi janji dalam kampanyenya bahwa ia akan menarik ke luar seluruh pasukan AS dari Irak dan akan memindahkan fokus militer AS ke Afghanistan. Sikap dan tindakan Barack Obama ini jelas merupakan konsistensi dan eksistensi Perang Salib yang dilakukan oleh Amerika yang kali ini berada di bawah komando Barack Obama.

Beda Barack Obama dan Malcom X

Video kemudian menampilkan kunjungan Barack Obama ke Tembok Ratapan, Israel, Rabu (23/7). Dalam kunjungannya ke Israel tersebut, Obama berjanji akan mendukung dan menjamin keamanan negara zionis tersebut. Bahkan ia juga mengenakan kopiah khas Yahudi, skulacap sambil meletakkan karangan bunga putih di museum peringatan Yad Vashes Holocaust. Barack Obama juga terlihat ditemani beberapa Rabi Yahudi, yang dengan serius menunjukkan sebuah buku kepada Obama. Syekh Aiman pun mulai mengomentari dan membandingkan kemunafikan Obama dengan Ketulusan Malcom X.

Syekh Aiman mengatakan pesan kepada Obama : “Anda terlahir dengan orang tua Muslim, akan tetapi anda memilih untuk berada di barisan musuh-musuh kaum Muslimin, dan beribadah mengikuti ibadahnya orang-orang Yahudi, meski pun anda mengklaim seorang Nasrani hanya untuk mencapai pucuk kepemimpinan di Amerika Serikat. Lalu anda menjanjikan kembali kepada Israel, anda juga berjanji akan menyerang wilayah-wilayah di Pakistan, yang dengan demikian anda akan melanjutkan kembali Perang Salib di bawah komando Amerika. Dan seminggu yang lalu pesawat udara anda telah membunuh 40 Muslim Afghan yang tidak berdosa dalam sebuah pesta pernikahan di wilayah Kandahar.”

Sebagaimana telah diketahui masyarakat awam, Barack Obama yang lahir di Hawai, 4 Agustus 1961 ini memiliki orang tua negro muslim, yakni ayahnya, Husein, yang menjadi nama tengahnya. Selain itu, ayah tiri Obama pun adalah seorang muslim, meskipun bukan muslim yang taat bahkan tidak menganggap agama sebagai hal serius. Namun dari hal inilah, banyak kaum muslimin tertipu dan menganggap Barack Obama juga seorang muslim dan mendukungnya. Padahal dia adalah penganut Protestan yang taat dan aktif di gereja.

Demi untuk mencapai pucuk kepemimpinan di Amerika, Barack Obama pun mengumbar janji dan komitmen untuk mendukung habis-habisan yahudi zionis Israel dan berjanji pula untuk menghabisi mujahidin, terutama di Iraq dan Afghanistan. Ini memang harga tiket untuk masuk ke gedung putih.
obama4
obama2

“Saya memiliki komitmen yang jelas dan kuat atas keamanan Israel sekutu terkuat kita di wilayah itu dan satu-satunya wilayah itu negara dengan demokrasi yang mapan. Dan itu akan menjadi titik awal saya”, ungkap Obama sebagaimana dikutip oleh New York Sun Editorial.

Obama juga berjanji kepada Dewan Demokrasi Yahudi Nasional (The National Jewish Democratic Council-NJDC) pada Februari 2007 sebelum dia menjadi presiden AS. Berikut janjinya :

“Jika saya menjadi presiden Amerika, maka negara ini harus bahu membahu dengan Israel. Mereka yang telah bekerja dengan saya di Chicago pada Dewan dan sekarang ada di Senat AS akan menyaksikan bahwa saya bukan Cuma omong besar. Saya akan melakukan apapun jika menyangkut keamanan Israel.”

“Saya berjanji kepada Anda bahwa saya akan melakukan apapun yang saya bisa dalam kepasitas apapun untuk tidak hanya menjamin keamanan Israel tapi juga menjamin bahwa rakyat Israel bisa maju dan makmur dan mewujudkan banyak mimpi yang dibuat 60 tahun lalu.” Demikian ungkapan hati Obama dalam sebuah acara yang disponsori oleh Kedutaan Besar Israel di Washington untuk menghormati hari jadi Israel yang ke-60.

Sikap Obama kepada kaum Muslimin juga sudah sangat jelas, sebagaimana ungkapannya kepada Hamas :

“Saya sudah mengatakan, mereka adalah organisasi teroris, yang tak boleh diajak negoisasi kecuali jika mereka mengakui Israel, meninggalkan kekerasan, dan kecuali mereka mau diam oleh perjanjian sebelumnya antara Palestina dan Israel.”

Dalam konferensi tahunan American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) yang merupakan tempat pertemuan tokoh politik dan bisnis pro Israel, Obama menegaskan dukungannya terhadap Israel, menempatkan Israel sebagai sekutu utama AS di Timur Tengah, seraya meminta AS meningkatkan bantuan militernya pada negara zionis tersebut. “Jerusalem harus tetap menjadi ibukota Israel dan harus tetap tak dibagi.”, ujarnya sebagai sebuah bentuk komitmen yang kokoh.

Pidato Barack Obama yang ‘menjilat’ pembesar-pembesar yahudi Israel ini bisa kita saksikan dalam layanan situs You Tube. Sepanjang pidato tersebut, beberapa kali Obama mendapatkan standing applaus sebagai rasa puas komunitas yahudi Israel akan komitmen Obama pada mereka. Barack Obama juga menjanjikan dana 30 Milliar dollar Amerika untuk keamanan Israel.

obama6
obama31

“Saya memiliki komitmen yang jelas dan kuat atas keamanan Israel sekutu terkuat kita di wilayah itu dan satu-satunya wilayah itu negara dengan demokrasi yang mapan. Dan itu akan menjadi titik awal saya”, ungkap Obama sebagaimana dikutip oleh New York Sun Editorial.

Obama juga berjanji kepada Dewan Demokrasi Yahudi Nasional (The National Jewish Democratic Council-NJDC) pada Februari 2007 sebelum dia menjadi presiden AS. Berikut janjinya :

“Jika saya menjadi presiden Amerika, maka negara ini harus bahu membahu dengan Israel. Mereka yang telah bekerja dengan saya di Chicago pada Dewan dan sekarang ada di Senat AS akan menyaksikan bahwa saya bukan Cuma omong besar. Saya akan melakukan apapun jika menyangkut keamanan Israel.”

“Saya berjanji kepada Anda bahwa saya akan melakukan apapun yang saya bisa dalam kepasitas apapun untuk tidak hanya menjamin keamanan Israel tapi juga menjamin bahwa rakyat Israel bisa maju dan makmur dan mewujudkan banyak mimpi yang dibuat 60 tahun lalu.” Demikian ungkapan hati Obama dalam sebuah acara yang disponsori oleh Kedutaan Besar Israel di Washington untuk menghormati hari jadi Israel yang ke-60.

Sikap Obama kepada kaum Muslimin juga sudah sangat jelas, sebagaimana ungkapannya kepada Hamas :

“Saya sudah mengatakan, mereka adalah organisasi teroris, yang tak boleh diajak negoisasi kecuali jika mereka mengakui Israel, meninggalkan kekerasan, dan kecuali mereka mau diam oleh perjanjian sebelumnya antara Palestina dan Israel.”

Dalam konferensi tahunan American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) yang merupakan tempat pertemuan tokoh politik dan bisnis pro Israel, Obama menegaskan dukungannya terhadap Israel, menempatkan Israel sebagai sekutu utama AS di Timur Tengah, seraya meminta AS meningkatkan bantuan militernya pada negara zionis tersebut. “Jerusalem harus tetap menjadi ibukota Israel dan harus tetap tak dibagi.”, ujarnya sebagai sebuah bentuk komitmen yang kokoh.

Pidato Barack Obama yang ‘menjilat’ pembesar-pembesar yahudi Israel ini bisa kita saksikan dalam layanan situs You Tube. Sepanjang pidato tersebut, beberapa kali Obama mendapatkan standing applaus sebagai rasa puas komunitas yahudi Israel akan komitmen Obama pada mereka. Barack Obama juga menjanjikan dana 30 Milliar dollar Amerika untuk keamanan Israel.

Komentar
  1. uus mengatakan:

    SETUJU………..

  2. Asep mengatakan:

    Mundur aja…

  3. Yenni mengatakan:

    Secara garis besar…opini Anda hampir sama dengan saya, dan nampakny amasyaarakat muslim Indonesia perlu banyak diingatkan tentang “siapa Obama”…agar tidak terbawa euphoria kemenangan Obama.

    Jika ada waktu mampir dan kita lanjutkan diskusi di blog saya. Kebetulan saya jg sedang memnahas Obama dan Israel:)

    Great artikel!

    makasih dah mampir yah..moga mendpatkan sesuatu yang bermanfaat di blog ni..Insya Allah saya akan mampir…
    saya setuju dengan anda kita jangan dulu senang atas keberhasilan Obama menduduki kahta gedung putih

  4. ldkfkui mengatakan:

    salam…..
    udah jelas mana yg haq dan yg bathil. tul kata mbak yenni..jangn mudah trbawa arus….wlaupn dy prnah hdup di indonesia ya biarin saja.jgn lantas di elu2kan,dipuji disanjung setinggi langit peh dy skg trpilih sbg presiden negeri kafir. ga ubahnya bush…dy toh org baru yg coba maen di panggung lama.ya lihat saja nanti toh kebijakan nya ga akan jauh beda dengan bush dkk.yg paling penting digaris bawah i dan perlu di ingat adalah : keyakinan dan aqidah yg dimiliki obama (aqidah kera dan babi,yahudi,nasrani,ahh…ga mudeng campur baur aqidahnya) sudah berbeda dgn qt sbg muslim…urusan aqidah jgn ada toleransi dunk….pade paham ga kamsud ane??

    salam juga…betul mas saya sepaham dengan mas..kayaknya cara dia untuk duduk di gedung putih dengan cara..janji2 yang gak pasti.

  5. ldkfkui mengatakan:

    buat tuan rumah nya mampir ye k pondok kumuh kami…jazakumullah khoiron katsiron…

    yah pasti saya akan berkunjung..

  6. ldkfkui mengatakan:

    nb dikit lgi..
    hidayah mah milik Allah…qt ga bisa ngapa2in…nek urusan nentuin sp yg kudu di kasih hidayah bukan urusan qt….tul tidak..buat malcom x keep istiqomah…hee2 tahu ga ya dy??buat mase nanti tulung disampekan salamq…nuwun

    yah..nanti saya sampaikan..

  7. mazhadyhady mengatakan:

    obama dan netanyahu itu ibarat anjing dan babi yg bersahabat erat…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s