Berbahagialah yg masih memiliki Ibu…

Posted: Juni 30, 2009 in Diary, General
Tag:, ,

ibu 

 Cerita ini saya dapat dari Dosen saya.

Alkisah di sebuah desa, seorang ibu yang sudah tua, hidup berdua dengan
anak satu-satunya.
  Suaminya sudah lama meninggal karena sakit.
  Sang ibu sering kali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya.
  Anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk yaitu suka  mencuri, berjudi,
  mengadu ayam dan banyak lagi
  Ibu itu sering menangis meratapi nasibnya yang malang ,
  Namun ia sering berdoa memohon kepada Tuhan : “Tuhan tolong sadarkan

  anakku yang kusayangi, supaya
  tidak berbuat dosa lagi .Aku sudah tua dan ingin menyaksikan dia bertobat
  sebelum aku mati”

  Namun semakin lama si anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya, sudah
  sangat sering ia keluar masuk penjar karena kejahatan yang dilakukannya
  Suatu hari ia kembali mencuri di rumah penduduk desa, namun malang dia
  tertangkap
  Kemudian dia dibawa ke hadapan raja utk diadili dan dijatuhi hukuman
  pancung
  Pengumuman itu diumumkan ke  seluruh desa, hukuman akan dilakukan
  keesokan hari di depan rakyat
  desa dan tepat pada saat lonceng berdentang menandakan pukul enam pagi
  Berita hukuman itu sampai ke telinga si ibu dia menangis meratapi anak
  yang dikasihinya
  dan berdoa berlutut kepada Tuhan
  “Tuhan ampuni anak hamba, biarlah hamba yang sudah tua ini yang

  menanggung dosa nya”

  Dengan tertatih tatih dia mendatangi raja dan memohon  supaya anaknya
  dibebaskan
  Tapi keputusan sudah bulat,anakknya harus menjalani hukuman
  Dengan hati hancur, ibu kembali ke rumah
  Tak hentinya dia berdoa supaya anaknya diampuni, dan akhirnya dia
  tertidur karena kelelahan
  Dan dalam mimpinya dia bertemu dengan Tuhan
  Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan, rakyat berbondong2
  manyaksikan
  hukuman tersebut
  Sang algojo sudah siap dengan pancungnya dan anak sudah pasrah dengan
  nasibnya
  Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, dan tanpa terasa ia
  menangis menyesali perbuatannya
  Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba
  Sampai waktu yang ditentukan tiba, lonceng belum juga berdentang
  sudah lewat lima menit dan suasana mulai berisik, akhirnya petugas yang
  bertugas
  membunyikan lonceng datang
  Ia mengaku heran karena sudah sejak tadi dia menarik tali lonceng tapi
  suara dentangnya
  tidak ada
  Saat mereka semua sedang bingung, tiba2 dari tali lonceng itu mengalir
  darah
  Darah itu berasal dari atas tempat di mana lonceng itu  diikat
  Dengan jantung berdebar2 seluruh rakyat menantikan saat  beberapa orang
  naik ke atas menyelidiki
  sumber darah
  Tahukah anda apa yang terjadi?
  Ternyata di dalam lonceng ditemui tubuh si ibu tua dengan kepala hancur
  berlumuran darah
  dia memeluk bandul di dalam lonceng yang menyebabkan lonceng tidak
  berbunyi, dan sebagai
  gantinya, kepalanya yang terbentur di dinding lonceng
  Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air
  mata
  Sementara si anak meraung raung memeluk tubuh ibunya yang sudah
  diturunkan
  Menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya
  Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke atas dan
  mengikat dirinya di
  lonceng
  Memeluk besi dalam lonceng untuk menghindari hukuman  pancung anaknya
  Demikianlah sangat jelas kasih seorang ibu utk anaknya
  Betapapun jahat si anak, ia tetap mengasihi sepenuh hidupnya.
  Marilah kita mengasihi orang tua kita masing masing selagi kita masih
  mampu karena mereka adalah sumber
  kasih Tuhan bagi kita di dunia ini
  Sesuatu untuk dijadikan renungan utk kita…
  Agar kita selalu mencintai sesuatu yang berharga yang tidak bisa dinilai
  dengan apapun

 

 

  There is a story living in us
  that speaks of our place in the world
  It is a story that invites us to love what we love and simply be
  ourselves
  Ambillah waktu untuk berpikir, itu adalah sumber kekuatan
  Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang
  abadi
  Ambillah waktu untuk berdoa itu adalah sumber ketenangan
  Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan
  Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang
  diberikan Tuhan
  Ambillah waktu untuk  bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan
  Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati
  Ambillah waktu untuk memberi,itu membuat hidup terasa berarti
  Ambillah waktu untuk bekerja,itu adalah nilai keberhasilan
  Ambillah waktu utk beramal,itu adalah kunci utk menuju surga
  Gunakah waktu sebaik mungkin, karena waktu tidak akan bisa diputar
  kembali
 

  SEBERAPA DALAM KAMU MENCINTAI IBUMU ???? mother is the best super hero in
  the world.

 Remember..!!!! Surga ada di Telapak kaki Ibu…I Love U Mother Forever…..

 

Komentar
  1. ciedhe mengatakan:

    kak ardi
    dede gak ngerti cara ngelink nya
    nanya ma temen2 belum pada bisa gitu
    kak
    gimana sih cara ngubah foto di fliker . . . ????

    daftar di flickr..trus nanti upload photo dede di flickr..nanti pihak flickr ngasih kode berupa angka dan huruf…n copy aja trus paste di widget flickr.

  2. wulan mengatakan:

    itu cerita dongeng apa kisah nyata yah? mengharukan banget

    kayaknya dongeng..di lihatdari kata “alkisah”…sangat mengharukan ya bu…

  3. Treante mengatakan:

    tentu saja😛

    Thanks dah mampir

  4. classically mengatakan:

    Ceritanya sangat menyentuh..
    Kita diingatkan kembali pada Bunda yg selalu setia melayani keluarga..
    Salut, hebat..! =)

    salam kenal,
    classiclly

    So sweat..
    salam kenal juga dari saya…keep n touch yah..

  5. hanyakomar mengatakan:

    wah meni daleeeeeeeemmm pisan eyyy,,,,

    biasa aja kali…hahaha.

  6. kawanlama95 mengatakan:

    setiap kisah akan membangun cara fikir kita dalam memandang kehidupan untuk lebih bijak. 24 agustus 1 tahun kiprah bloger bogor . selamat ya kang. tetap terus semangat

    thanks..

  7. Juliawan mengatakan:

    setuju kita harus bersyukur dan kita harus berjuang untuk membahagiakan Ibu kita ^^,hehehe salam kenal ^^

    salam kenal juga mas..ingat surga ada di telapak kaki ibu.

  8. zipoer7 mengatakan:

    salam kenal sahabat,
    maap ya saya mau tukeran link, mohon link back ya terima kasih

    salam kenal juga..ok dengan senang hati.

  9. zipoer7 mengatakan:

    terima kasih sahabat, semoga smakin akrab menuju sahabat yang hakiki

  10. zipoer7 mengatakan:

    Ibu, ibu kemana kau pergi…..

  11. Batavusqu mengatakan:

    Salam Takzim
    Mengunjungi sahabat disiang hari, Agar tetap langgeng persahabatan yang sudah kita bentuk
    Salam Takzim Batavusqu🙂

  12. Batavusqu mengatakan:

    Salam Takzim
    Mengunjungi sahabat di pagi hari, membawa do’a semoga berada dalam kebahagiaan sobat, serta kesuksesan selalu bersamamu
    Salam Takzim Batavusqu🙂

  13. Batavusqu mengatakan:

    Salam Takzim
    Kunjungan pagi, menyapa sahabat dengan senyum semoga diberikan perlindungan oleh Allah SWT, Amin
    Salam Takzim Batavusqu

  14. hotfreez mengatakan:

    thanks for my mom……

    sami2…n thanks for coming to my blog..

  15. adetya mengatakan:

    sungguh mengharukan..

    jadi ingat ibu di kampung halaman. love you ibu.. :((

    salam kenal bang..

    slam kenal jug ya..

  16. asepsaiba mengatakan:

    Wah.. jarang update ya blognya.. Ayo semangat lagi dong..😀

  17. zipoer7 mengatakan:

    Salam Takzim
    Sahabat mohon maap mau ngajak ikutan Earth Hour nanti malam, ikutan yuk kesini
    Terima kasih
    Salam Takzim Batavusqu

  18. munir ardi mengatakan:

    salam sahabat , salam kenal hikks Xd ingat ibu

    slam kenl juga..thanks atas kunjungannya

  19. munir ardi WP mengatakan:

    ibu semoga Allah melapangkan kuburmu dan menjauhkanmu dari siksa kubur kisah yang membuat aku menangis , salam kenal dari newbie

    amin..salam kenal juga

  20. salam kenal ya kk.
    jadi kangen sama ibu saya😦

    kalo tidak keberatan yuk kita tukeran link.🙂
    ditunggu kabar baiknya ya🙂

  21. omiyan mengatakan:

    nyentuh banget kisahnya mas…

  22. syska mengatakan:

    sya pernah membaca kisah ini.. memang itulah kasih ibu sepanjang masa… sya seorang ibu..

  23. triwahyunieka mengatakan:

    inspiratif banget.
    ku copy bro,,ku masih blajar bloging ini.hehehe maturnuwun nggih..

  24. Rumah mengatakan:

    Certanya mengharukan …
    Emang iya kata Pepatah …
    “Kasih Ibu Kepada Beta Tak Terhingga Sepanjang Massa” ..

    Semoga Aku, Kamu, Kita dan Mereka senantias menjadi anak yang berbakti pada Orangtua ..

    aamiin yaa Allah yaa Rabbal Alamin ^_^

  25. Kontraktor mengatakan:

    jadi terharu….
    kangen ibu deh…

  26. Di Jual Rumah mengatakan:

    ceritanya menyentuh jadi ke pingin nangis

  27. kawanlama95 mengatakan:

    walah dah berapa tahun neeh ga posting. hmm saat ini saya merasakan betapa bahagianya punya ibu. setelah lama pulkam ibu saya di rumah keknya banyak yang kurang

  28. outbond malang mengatakan:

    salam kenal🙂
    salam sukses🙂

  29. kontraktor mengatakan:

    menarik ceritanya…

  30. Interior Design mengatakan:

    aku terharu sampai mau menangis membacanya…
    nice post kawan..

    Di tunggu kunjungan baliknya yah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s